Welcome To The ITIL

Cerita Seks: Dewi Jilbab

Welcome To The ITIL
Cerita Seks: Dewi Jilbab - berawal dari sebuah pesta pernikahan rekan kerjaku bulan lalu,aku berkenalan dengan Dewi. Dia adalah istri dari rekan kantorku juga, Dewi sosok yg menarik ternyata datang ke pesta tersebut dg penampilan yg sederhana,baju terusan panjang,dan dengan lilitan jilbab yg rapi serta wangi, namun terlihat anggun. Tinggi kira2 170-an, dengan berat badan sekitar 60 dan tampak lekukan tubuh nya yg cukup menarik meskipun sudah memiliki anak 2.

 cerita-seks-dewi-jilbab

dari pertemuan di pesta itu, aku sempat berbincang-bincang dengan Dewi ketika temanku Rian (suami Dewi) sedang berbincang-bincang dengan bos nya (bos ku juga). nada bicaranya lembut dan gerak bibirnya menarik perhatian, tapi aku lebih fokus ke bentuk dadanya yg nampak besar, dugaan ku kisaran 36B. dan dari perbincangan itu akhirnya kita bertukaran no tlp dan pin bb.

Dewi bekerja tidak jauh dari kantorku, masih di wilayah yang sama. dan pada hari selasa aku chat via bbm dengan nya

aku: Wi, sibuk yah?
dewi: lumayan mas
aku: Wi,kita makan siang bareng yuk
dewi: wah, ga salah nih ngajakin makan siang, biasanya mas khan makan siang sama2 dg Rian
aku: hhmmm,lagi pengen cari suasana baru aja
dewi: ya boleh2 aja sih, jam 1/2 1 aja ya
aku: sip, nanti aku jemput ya
dewi: makasih mas
aku: sama2 dewi

sekitar jam 12 pas aku meluncur dg mobilku ke kantor dewi, dan janjian dengan nya di area parkiran. hari itu dewi menggunakan kemeja,dan rok panjang serta jilbabnya yg minimalis nanmun tetep terlihat anggun, ku bukakan pintu untuknya dan kita menuju suatu pusat berlanja di wlayah Sudirman, dan ketika sedang menikmati makan siang, aku tak henti2nya memandang wajah Dewi dan bergumam dalam hati “hhmmm,seandainya dia istri ku pasti akan ku gauli tiap malam”. dan aku kaget ketika Dewi memanggilku

dewi: mas..koq ngelamun sih
aku: hmmm,ga koq..kayanya kamu enak banget diliatin ya,beruntung deh tu Rian
dewi: ih..biasa aja kali
aku: ya beneran wi,apalagi pas di kawinan
dewi: makasih…mas juga cakep koq

sontak aku GR dan kaget, dan setelah makan sebelum balik ke kantor aku mampir ke toko buku berencana mencari buku yg memang aku ingin beli. ketika di toko buku Dewi juga sempat melihat2 majalah dan saat itu kuperhatikan dia..bener2 membuatku tergoda. setelah ku temukan yg aku cari, kita berjalan menuju parkiran dan sebelumnya Dewi sempat membeli es cream dan aku juga.Ketika di mobil, dan aku akan mengambil karcis parkir tanpa sengaja es cream yg aku makan mengenai hidung ku dan Dewi sempet tersenyum sambil sedikit tertawa. dan sesuatu yg tdk aku duga dilakukan oleh Dewi, dia mengambil tisu dr tas nya dan membersihkan hidung ku dg lembut dan spontan aku memegang tangannya.
dalam perjalan ke kantor, aku iseng ngajak dia jalan lagi dan kali ini aku ajak dia nonton

aku: wi, kapan2 jalan lagi yuk. kita nonton gimana?
dewi: boleh2 aja sih, tp ga bisa kalo wiken mas. khan dirumah sama rian n anak2
aku: ya hari kerja aja, jam makan siang trus lgs pulang
dewi: bisa sih, aku harus cari alasan dulu.khan kdg aku pulang sama Rian.
aku: iya yah, ya bilang aja kamu ada acara kantor
dewi: liat nanti aja deh

akhirnya tanpa terasa tiba di kantor Dewi, dan ketika turun dia mengucapkan “terima kasih ya mas,hati2 ya”

setelah ‘kencan’ pertamaku dg Dewi,aku sering bbm-an dg dia dan tentunya di jam kerja, khawatir kalau dirumah nanti dibaca oleh Rian teman kantorku. dan dari chat tersebut kita sepakat untuk ‘kencan’ kedua dan terjadi pada minggu berikutnya. aku jemput dia di kantornya dan saat itu dia menggunakan kaos lengan panjang sedikit ketat warna maroon,dipadu jilbab warna maroon dan rok jeans melebar dibawah namun ketat di bagian bokong nya..benar2 membuatku tergoda.

dewi: mas, mau nonton dimana?
aku: kita ke PIM aja ya, yg agak jauh dari area kantor
dewi: ya udah ga apa2
aku: wi, kamu manis deh..aku suka
dewi: makasih mas, khan mau jalan sama mas
aku: dalam hati “wah..ini yg aku tnggu2″

akhirnya sampai di lokasi, dan kita lgs menuju area bioskop dan Dewi lgs memilih judul film yg akan kita tonton
“pirates Of Carribean” dan dapat tiket jam 1/2 4 padahal saat itu masih jam 1/2 3, akhirnya kita jalan2 dulu seputaran PIM. jam 3.15 kita kembali ke bioskop dan sebelumnya kita sama2 ke toilet dan kemudian aku membeli makanan ringan dan minuman, jam 1/2 4 lebih dikit akhirnya kita masuk ruangan dan aku saat itu memilih tmpt duduk di sisi tengah gang paling atas, dan nampak beberapa pasangan berdatangan dan memang hoki, deretan aku dan Dewi sepi, jadi hanya kita berdua disana.

kira2 15 menit film mulai, aku dan Dewi makan popcorn big size yg aku beli dan bergantian saling mengambil dari wadahnya dan kemudia aku berhenti krn haus dan Dewi msh melanjutkan cemilannya. kemudian tiba2 Dewi menyodorkan popcorn ke mulut ku, awalnya aku kaget tp akhirnya aku makan juga dan selang seling Dewi menyuapi ku. disini aku udah ga konsen sama film yg di tonton, otak ku panas,padahal didalam bioskop dingin.

ga lama Dewi berhenti makan,dan bilang kalo dia merasa dingin, sambil mengarahkan tangannya ke lengan ku dan aku genggam tangannya diatas lenganku dan kemudian Dewi juga menggenggam tanganku. ga lama kemudian,aku inisiatif mencoba merangkulnya, dan Dewi menerimanya, aku letakkan tangan kananku di pundaknya dan tangan kiriku di genggam oleh kedua tangan Dewi, saat itu aku makin ga konsen dan gejolak birahi merambat naik, sedikit penis ku agak mengeras. saat itu Dewi msh konsen nonton dan genggaman tanganku tidak dilepas.

aku: wi, masih kedinginan?
dewi: iya nih, tangannya pinjem dulu ya mas

dan kemudian Dewi merapatkan tubuhnya ke aku, dan tangan kananku kini bisa merangkul lengan nya secara penuh dan genggaman tnganku saat ini tepat di depan dadanya,namun tdak menempel. aku usap2 lengan Dewi supaya hangat dan lambat namun pasti Dewi semakin rapat dengan ku, dia lipat kkedua kakinya ke bangku bioskop sehinga genggaman tangan skrg berada di pahanya dan jarak kepalaku dg nya hampir bersentuhan.

karena rapatnya duduk Dewi dg ku,makan aku beranikan untuk merangkul tubuhnya, dan kali ini tgn kananku merangkul pinggulnya, akibatnya Dewi agak menggeser sedikit tubuhnya dan saat itu tangan ku menyentuh dada nya..semakin tegang penisku rasanya. ‘kecelakaan’ yg menyebabkan ‘panas’ nya bioskop gara2 ketika aku menoleh ke Dewi, dan bersamaan Dewi pun menoleh ke arahku, secara tdk sengaja bibir2 kami bersentuhan tipis dan Dewi kaget tp aku justru berharap lebih.

dan trik itupun aku gunakan kembali, ku panggil namanya dan ketika dia menoleh ssat itu ku kecup lembut bibirnya, saat ini Dewi tersenyum dan melepaskan genggaman tanganku lalu menempelkan telunjuk kanan nya di bibirku dan tanpa basa basi aku kecup lagi bibirnya dan Dewi pun menerimanya, kecupan lembut dan akhirnya french kiss, bermain lidahku dg lidahnya di rongga mulutnya, kuhisap lembut bibirnya dan Dewi pun melakukan hal yg sama, dan secara spontan ku tempelkan tgn kiriku di dada kanannya dan tgn kanannku mengusap punggung nya, french kiss terus berlanjut sampai akhirnya tangan kanan ku masuk kedalam bajunya dan mengusap punggungnya dan saat itu juga aku cari kait bra nya dan aku lepas, Dewi pun membukan 3 kancing bajuku sembari kita tetap berciuman. Kemudian Dewi menghentikan ciuman dan berbisik “i like your body” ya aku emang suka nge-gym dan Dewi memainakn puting ku dengan lembut.

kemudian Dewi aku dorong ke kursinya, dan saat ini aku menghampirinya kuangkat bajunya dan wow..toketnya menyembul dr bra nya, karena deretan ku dan depanku sepi, kujilat puting kiri toketya dan Dewi meremas toket kanannya dan tanpa komando, tangan kiriku menyelinap ke dalam roknya dan Dewi pun sedikit memberi jalan, dan ternyata Dewi menggunakan gstring karena langsung tersentuh bibir vaginanya dg bulu2 yg nampaknya baru numbuh setelah dicukur.puas bergantian aku hisap toketnya, tangan kiriku meraba2 vaginanya dan kemudian kita berciuman lagi, Dewi pun mulai mendesah dan jariku mulai menusuk2 vaginanya. sebelum terlanjur basah aku hentikan kegiatan, dan berbisik “kita selesaikan di tempatku saya yuk” dan Dewi menggangguk.

kurang lebih 1 jam film diputar kita keluar bioskop dan Dewi membereskan busananya, kemudian menuju parkiran dan diparkiran kita jalan bergandengan tangan. selama dalam perjalanan ke apartemen ku Dewi sesekali mengusap2 penisku dar balik celana dan kadang2 kita ciuman.

setibanya di apartemenku, Dewi kuajak masuk dan ku tutup pintu..saat itu lgs aku hampiri Dewi dn kita berciuman dg buas sambil berdiri, dan aku renmas2 bokong nya. Dewi membuka baju ku dan menciumi puting ku, dan kubuka bajunya, tanpa melepas jilbabnya dan kubuka bra nya, berlanjut ke ciuman..Dewi membuka ikat pinggangku dan melepas celananku, sontak terlihat penisku yg sudah mengeras dan Dewi pun mengusapnya dg lembut di balik CD yg kugunakan, dan kemudia Dewi berbisik…”i like your dick” dan aku jawab “i love you” dan kamipun kembali berciuman dan tgn Dewi mulai masuk meremas penisku.

kemudian dia mencium puting ku dan turun ke perut dan menciumin penisku dr balik CD dan kemudia melepaskan nya perlahan. ketika penisku mengacung, Dewi berkata “i love you too” dan dia mulai menciumi kepala penisku,menjilatinya dan mengulumnya..sungguh luar biasa, tdk seperti tunanganku lakukan, Dewi benar2 pandai memberikan kenikmatan.

akhirnya aku aku minta Dewi duduk di sofa, aku ciumi, aku hisp2 toketnya sambil aku angkat roknya dan kulepas gstring nya. kumainkan 2 jariku dalam vaginanya dan Dewi pun mendesah, sangat menggoda, aku ciumin selangkangannya dan akhirnya aku mainkan clit nya dan ku hisap2..dan Dewi semakin menjadi, tubuhnya bergoyang kenikmatan, tangannya meremas toketnya dan sampai akhirnya dia berkata ” fuck me honey..i want it..fuck me please” aku hiraukan permintaannya dan Dewi semakin meracau “ohh shit..fuck me honey” sembari dia melepaskan jilbabnya. dan akhirnya aku duduk di sofa dan Dewi duduk berhadapan, dia arahkan penisku ke vaginanya..dan begitu masuk dia diamkan dan kita berciuman…kemudia Dewi mulai menggoyangkan pinggulnya…mantab, goyangannya luar biasa dan Dewi pun mendesah sehebatnya dan meracau

dewi: shit..i love it, fuck honey..fuck me
aku: i fuck you babe..i’ll fuck you hard
dewi: yes please, fuck me hard
kemudia aku cium dia, aku hisap toketnya dan Dewi pun mendesah hebat dan meracau
dewi: i love you..fuck me
aku: i love you to babe
dan ga lama..Dewi pun orgasme…ooocchhhhhhh,fuck yessss……aku dapet masssss…shitt..fuckk me
aku peluk Dewi dan aku percepat kocokan penisku dan akhirnya Dewi pun menggelinjang sambil menjambak rambutku.
dewi: oohhhh…mas…nikmat banget
aku: iya sayang…doggy yuk?
dewi: fuck me

kemudian Dewi nungging di karpet dan aku menghujamkan penisku ke vaginanya, ku mainkan dengan pelan sambil ke remas toketnya dan ku jilatin punggungnya, Dewi pun ikut nmeremas toketnya..aku percepat kocokannku dan Dewi mendesah hebat
dewi: fucckkk yeaaaassss…trus maaass…yg dalem..yg kenceng dan aku semakin buas menggenjot penisku di vaginanya…

dewi: masssss…yg keras

dan seperti kesetanan, aku sodok veagina Dewi degan cepat dan sambil aku pukul pantatnya, aku jambak rambutnya..dan aku pun mulai mencpai titik puncak..dan genjotan pun aku percepat lagi
dan aarrhhhhhhhhhh…fuckkk…aku pun memuncratkan peju ku di dalam vagina Dewi dan Dewi pun ikut mendpatkan orgasme nya…maass aku jugaaaaa, dan Dewi mohon untuk tidak melepas penisku…ku rangkul dr belakang dan kita berciuman…dan akhirnya Dewi tergeletak dan penisku pun lepas, dan di jilatin oleh Dewi.

dewi: hhmmmm…mas, love you
aku: love you too, ternyata kamu liar ya say
dewi: mas juga, ternyata luar biasa…more than him (rian)
aku: kamu juga, more than her (tunanganku)
kita pun berciuman sambil berpelukan dan Dewi tetap memegang penisku..dan dia berkata
dewi: aku suka ini, aku ga mau yg lain
aku: really?
dewi: yes..i want this and i want you to fuck me again
aku: i do..and i do it for you

ketika lihat jam, ternyata sudah 1/2 6 kami pun istirahat di ranjang sambil berpelukan dan 1/2 jam kemudian Dewi siap2 membersihkan badannya dan berbusana kembali,dan kemudian akupun membersihkan diriku. ketika aku keluar dr kamar mandi hanya menggunakan handuk, kulihat dewi bermakeup dan sudah rapi tp birahi ku justru naik..aku peluk dia dr belakang dan kumasukkan tanganku ke dalam bajunya sambil berciuman…penisku pun makin mengeras dan kuangkat roknya..wow ternyata Dewi tdk menggunakan CD nya..akhirnya kusuruh dia nungging di depan meja tv, dan ku doggy dr belakang..ku sodok keras dan cepat..Dewi tetepa menggunakan baju n jilbabnya..dan dia kembali mendesah hebat..

dewi: maasss….terusss…yg keras…fuck me
aku: iya sayang…you like it
dewi: i love it..just fuck me hard

akhirnya pertahanku jebol, aku keluaarrr sayanggg…aauuhhhhh……fuckkk dan dewi pun ternyata sama…ooouuhhhh…aku juga…shiitttt..fuck…

setelah berasa habis peju ku, kutarik penisku dan Dewi jongkok sambil menghisap dan membersihkan penisku, sementara pejuku netes dr vaginanya.

dan akupun memakai baju dan celana pendek,Dewi membersihkan vaginanya..
dan ku antar dia sampai lift,karena Dewi ga mau aku antar pulang..takut dicurigai Rian suaminya,teman kantorku.dalam perjalanan menuju lift Dewi menggandeng ku mesra dan setelah tiba dilift, Dewi memberikan ciuman hangatnya untuk ku.

selama di taxi Dewi bbm aku

dewi: mas..kamu luar biasa, aku suka sekali..aku sayang kamu
aku: kamu juga sayang, aku sayang kamu

setelah kejadian itu, aku dan Dewi semakin intim..dan sampai saat ini Rian tdk mencium hubungan panas kami, setiap ada kesempatan kita having sex di apart ku

maaf Rian..aku sayang istrimu dan aku telah menjadiakan dia “istriku”
Welcome to the Official ITIL